Diduga Ada Pihak yang Sengaja Bermain
arbindonesia.com (Kateman) – Ratusan massa yang menamai diri Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Rakyat (AM2PR), esok, rabu (27/9/2011) sudah memastikan diri untuk menggelar aksi demo. Pengerahan “people power” yang direncanakan diawali sekira pukul 09.00 Wib ini terkait terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam beberapa bulan belakangan ini. Mereka menduga ada pihak yang sengaja bermain.
“Sudah beberapa bulan belakangan ini masyarakat sangat disusahkan dengan kelangkaan BBM. Kita mensinyalir kelangkaan ini disebabkan adanya pihak-pihak yang sengaja bermain demi meraup keuntungan pribadi,” Jelas Sultan, salah seorang Mahasiswa yang akan ikut bergabung dalam aksi demo esok hari ketika dihubungi melalui sambungan telepon selularnya, Senin (26/9/2011).
Menurut Sultan, aksi demo pada awalnya diarahkan pada beberapa pangkalan BBM yang ada karena menurutnya, disinilah titik awal terjadinya kelangkaan ini. Namun, demi mempertimbangkan sisi keamanan, terpaksa dialihkan ke kantor Polsek dan Camat setempat.”Demo yang kita gelar dalam bentuk aksi damai. Sifatnya kita hanya menggelar orasi untuk menuntut agar pihak-pihak terkait segera mengambil tindakan. Kalau lokasi awal tetap kita pertahankan, kita takut dengan jumlah massa yang cukup besar, nantinya malah berakibat fatal yang pada akhirnya tentu akan merugikan masyarakat juga.” Paparnya.
Ketika dipertanyakan berapa perkiraan jumlah massa yang ikut tergabung, Sultan menjawab sekitar 500 an orang.
Terkait dengan rencana aksi demo ini, Camat Kateman, Yuliargo, ketika dikomfirmasi, tidak bersedia membuka sambungan telepon walaupun HP-nya dalam keadaan hidup. Bahkan ketika kembali dikomfirmasi melalui pesan singkat, sampai berita ini di turunkan, tidak kunjung dibalas. (fsl)




BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman