Tembilahan (detikriau.org) – Sengketa Lahan berujung tindak pidana di Desa Pungkat Kecamatan Gaung Kabupaten Inhil tidak hanya menarik simpati kalangan aktivis. Kali ini, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau-pun tergerak hati.
Kepada awak media usai melakukan tinjauan ke DesaPungkat, Ketua LAM Riau, Marjohan Yusuf ditemui dipelataran pelabuhan rumah sakit Puri Husada Tembilahan meminta agar Pemkab Inhil serius menyikapi terjadinya peristiwa ini.
“Periksa hingga tuntas dan jelas sejauhmana kebenaran dan penyebab terjadinya persoalan ini. Jika ada aksi pastinya ada reaksi,” Ujar Marjohan Yusuf, selasa (19/8/2014) kemaren
Terkait adanya dua orang warga desa pungkat yang mengalami tekanan mental pasca kejadian itu, ia-nya berjanji untuk memberikan bantuan.
“memang ada dua orang warga yang kita temukan mengalami depresi berat. Untuknya, kita akan upayakan beri bantuan pengobatan. Jika tidak bisa sembuh di Inhil, kita akan rujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius,” janjinya.(ahmad tarmizi)



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman