Foto Kompas.com
ARB INdonesia, ROKAN HULU – Memasuki hari kedua banjir melanda permukiman warga di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.
Sejumlah warga korban banjir dievakuasi tim Basarnas Pekanbaru, Senin (25/11/2019). Evakuasi warga menggunakan rubber boat.
Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo mengatakan, korban banjir yang dievakuasi, yakni di Desa Planduk, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul.
“Warga kita bantu evakuasi ke rumah-rumah saudaranya yang tidak terdampak banjir,” kata Kukuh kepada kompas.com, Senin.
Kondisi banjir di Desa Planduk, sebut dia, saat ini masih parah. Ketinggian air mencapai 50 hingga 60 sentimeter.
Tim Basarnas turun ke lokasi sejak, Minggu (24/11/2019). Sampai di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran untuk mencari warga yang memerlukan evakuasi.
- Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD, Dorong Regulasi Pengelolaan Mangrove di Tanjab Barat
- Rapat TKPD, Inflasi Tembilahan Maret 2026 Terkendali di Angka 0,17 Persen
- Paripurna LKPJ Bupati Taput Agenda Rapat Komisi Dengan OPD
- Developer Perumahan Mitra Mas 2 Diduga Menguasai Tanah Negara, Pemda Karimun Tak Berdaya
- Provider Solnet Karimun Beroperasi Diduga Tanpa Izin, Diskominfo Dan PLN Karimun Tidak Berdaya
Diberitakan sebelumnya, ratusan rumah warga di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, dilanda banjir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul Zulkifli Said menyebutkan, banjir terjadi di dua desa, yakni Desa Rambah Tengah Hulu dan Desa Tanjung Belit, Kecamatan Rambah.
” Banjir terjadi akibat luapan air Sungai Pawan, karena semalaman diguyur hujan,” sebut Zulkifli saat dikonfirmasi, Minggu (24/11/2019).
Dia mengatakan, banjir terjadi sejak Minggu dini hari tadi. Tinggi air di permukiman warga mulai dari 1,5 meter hingga tiga meter.
Beruntung, pada pukul 06.00 WIB, banjir mulai surut dan tim BPBD Rohul melakukan pendataan dan penyisiran.
Berdasarkan pendataan sementara, kata Zulkifli, sekitar 256 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.
“Warga yang terdampak banjir di Desa Rambah Tengah Hulu sekitar 230 KK dan di Desa Tanjung Belit 26 KK,” kata Zulkifli.
Banjir yang melanda warga di Negeri Seribu Suluk, itu meninggalkan lumpur berwarna cokelat kehitaman.
Warga dengan dibantu tim BPBD Rohul harus bergotong royong membersihkan tempat tinggal warga dan rumah ibadah.
Zulkifli menambahkan, tim BPBD Rohul saat ini juga sedang siaga banjir di kawasan Desa Babussalam, Desa Pematang Berangan dan Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto.
“Kami terus memantau beberapa wilayah yang rawan banjir, karena debit air sungai saat ini terus bertambah,” sebut Zulkifli.
Sumber Kompas.com
https://regional.kompas.com/read/2019/11/25/14242151/tim-basarnas-evakuasi-warga-korban-banjir-di-rokan-hulu?page=2



BERITA TERHANGAT
Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Riau Kepri Ke Dumai, Kebersamaan dan Sinergi Demi Kemajuan
Jurnalis Kepri Unjuk Rasa Tolak RUU Penyiaran
Tujuh Unit Rumah di Tembilahan Rata Dilalap Api