TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kasus penderita gizi buruk kembali ditemukan. Kali ini di alami oleh seorang balita, M Rafi (4 bulan) di Desa Sungai Teritip Kecamatan Kateman.
Penderitaan bayi malang itu diketahui ketika bidan desa setempat melakukan pendataan awal pekan kemarin. Alhasil, tim medis ini menemukan bayi seberat 2 kilogram serta kondisi fisiknya sangat memprihatinkan.
Bayi tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Raja Musa Sungai Guntung untuk menapatkan perawatan.
“Tim kesehatan kita suruh pantau terus dan mendata disetiap desa. Kalau ada penemuan gizi buruk langsung dibawa, di Sungai Guntung ini contohnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Zainal Arifin kepada detikriau.org, Jum’at (15/4/2016).
Ditambahkan Arifin, nantinya jika kondisi bayi sudah mulai membaik dan dibawa pulang oleh pihak keluarga, pihaknya memastikan tidak akan melepas begitu saja. Selama 3 bulan tim medis akan terus memantau perkembangan kesehatan bayi termasuk memeberikan asupan makanan bergizi.
Sebenarnya kata Zainal, tidak hanya di Kateman, namun baru-baru ini timnya juga ada menemukan bayi gizi buruk di Kecamatan Kuala Indragiri.
“Di daerah Sapat itu hanya dirawat di Puskesmas karena tidak begitu parah. Bahkan saat ini sudah dibawa ke rumah, tinggal pemantauan hingga 3 bulan yang saat ini masih berjalan,” imbuhnya./ Mirwan



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman