“Berasal dari ras mongoloid dan memiliki tinggi badan 155-160 cm.”
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya atau masyarakat yang mengetahui adanya orang hilang, diharapkan bisa menghubungi pihak Kepolisian”
Tembilahan, detikriau.org – Hasil autopsi dokter spesialis forensik RS Bhanyakara Polda Riau, potongan tubuh manusia, diduga korban mutilasi yang ditemukan mengambang di perairan sungai Gaung Desa Belantaraya Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir dipastikan berjenis kelamin laki-laki.
Hasil autopsi juga memperkirakan potongan tubuh manusia yang hanya ditemukan pada bagian pinggang kebawah itu diperkiraan memiliki tinggi badan 155 – 160 cm yang berasal dari ras mongoloid.
“sebab kematian korban belum bisa dipastikan karena sebagian besar organ dalam serta potongan tubuh yang lain belum berhasil ditemukan.” Ujar Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K. senin (4/6/2018)
Ditambahakn AKP Adhi, pada tubuh korban juga ditemukan zat amphetamin dan metamphetamin yang tidak lazim pada tubuh orang normal.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya atau masyarakat yang mengetahui adanya orang hilang, diharapkan bisa menghubungi pihak Kepolisian”, pungkas AKP Adhi.
Sebelumnya, sabtu (3/6/2018), warga sekitar Desa Belantaraya Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil menemukan potongan tubuh manusia mengapung di perairan Sungai Desa setempat. Potongan tubuh manusia itu hanya ditemukan pada bagian pinggang ke bawah./ Am



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman