20 April 2026

Media Ekspres

Mengulas Berita dengan Data Akurat

Masyarakat Gaung Resah, Maraknya Peredaran NARKOBA, “Tolong Kami Pak KAPOLRES INHIL!”

GAUNG INHIL Dalam waktu akhir-akhir ini masyarakat Gaung merasa terganggu dan dirugikan akibat

sering terjadinya pencurian di mana-mana, Sehingga menambah keresahan Masyarakat, Minggu, 19 April 2026.

Keresahan ini di keluhan Ibu-ibu rumah tangga berinisial (RD) dia menuturkan telah beberapa kali kehilangan barang berharga seperti mesin Speed bod, kipas pompong dan lainnya, dan banyak lagi kejadian pencurian, sebelumnya dia tidak pernah mengalami kecurian, dia meyakini semenjak maraknya peredaran narkoba akhir-akhir ini.

“Saya yakin betul ini pasti ulah mereka pemakai narkoba itu, sebelumnya tidak pernah pula barang awak hilang, apa saja barang milik orang di embatnya” ungkapnya

Hal senada juga diungkapkan oleh Rum yang tinggal di pasar Simpang Gaung.

Sebenarnya keresahan ini sangat menghantui hati kami para orang tua, takut nya anak-anak kami rusak karena pengaruh Narkoba berjenis Shabu ini, Peredaran NARKOBA sepertinya sudah terorganisir yang setiap waktu mengintai mangsa, seolah-olah barang itu bukan barang terlarang karena dengan mudah beredar dan di dapatkan. 

“Sekarang ini kami betul-betul resah dan tak tenang, kami khawatir anak-anak dan keluarga kami teikut-ikut pula” ujar Rum

Pengendalian jaringan bandar yang Sistematis, Barang haram ini di duga di kelola oleh bandar besar yang pandai cuci tangan, dengan kaki tangannya yang begitu piawai

mengedarkannya kepada pengecer kecil.

Pengecer kecil ini hanya memiliki BB yang terbatas dengan modal sejuta atau dua juta saja, begitu barang habis belanja lagi kepada kaki tangan nya begitu seterusnya, maka dengan mudah para pemakai mendapatkan nya, pecandu lama juga bisa menjadi pengedar demi mendapatkan barang, tak hanya pecandu lama, pemakai baru yang mau coba-coba pun dengan mudah mendapatkan nya. 

Parahnya lagi anak ABG atau anak di bawah umur pun tersedia paket yang murah meriah, dengan harga dua puluh Ribu atau tiga puluh ribu sudah bisa di beli, penjual dan pemakai pun bisa bekerja sama untuk mencari mangsa asalkan sesekali dapat gratis, merayu dengan berbagai cara dengan statmen yang menggiurkan, dengan memberikan harapan sesuai kebutuhan dan keluhan masyarakat, Apa saja keluhan masyarakat solusinya “Coba Pakai barang ini, kalau sesekali tak apa2”

Misalnya anak sekolah yang ingin jadi pintar di suruh konsumsi gratis agar otak lebih jenius, pekerja yang ingin lebih semangat dan kuat bekerja di beri umpan gratis, juga para suami yang ingin perkasa cobalah mengkonsumsi barang ini maka akan kuat dan Perkasa, awalnya di jual dengan harga murah bahkan gratis, sehingga lama kelamaan mereka merasa nyaman, merasa ketergantungan, yang sudah kecanduan perlahan lahan akan  berubah pergaulan dalam kehidupan sosial, namun yang tidak mempan di rayu maka lain pula cara yang di mainkan, mereka bisa di buli di doktrin atau di ejek sebagai anak CEMEN, ANAK BABE, PELIT, KEDEKOT ada juga kata yang lebih umumnya “KUPER” (KURANG PERGAULAN), mereka yang singkat berpikir akan masuk ke perangkap nya. 

Masyarakat berharap kepada kapolres inhil, dalam waktu dekat  akan ada tindakan yang serius untuk memberantas peredaran Narkoba yang begitu sudah merajalela khususnya di Seputaran Desa Simpang Gaung,  Pungkat, Semambu Kuning, Teluk Kabung, Gembira dan Desa Lainnya di Kecamatan Gaung kabupaten Indragiri Hilir.

sumber.clickindonesiainfo.id