Tembilahan, Bupati Indragiri Hilir diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhil Dwi Budianto bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Indragiri Hilir Katerina Susanti Herman menghadiri Launching Baju Pengantin Sri Gemilang karya Dekranasda yang dirangkaikan dengan Pagelaran Anggi MUA Nusantara serta peringatan Hari Kebaya Nasional, di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan, Kamis (23/07/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran kepala OPD terkait, ketua organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kabupaten Inhil, pengurus TP PKK, pengurus Dharma Wanita Persatuan se-Kabupaten Inhil, serta tamu undangan lainnya. Selain menjadi ajang peluncuran karya terbaru Dekranasda, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen dalam melestarikan budaya Melayu sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM di Kabupaten Indragiri Hilir.

Ketua Dekranasda Kabupaten Indragiri Hilir Katerina Susanti Herman menyampaikan bahwa Dekranasda meluncurkan dua koleksi busana pengantin, yakni Sri Indragiri dan Sri Gemilang, yang dikembangkan melalui kolaborasi bersama Anggi MUA. Kedua koleksi tersebut mengangkat kekayaan budaya Melayu sebagai identitas dan jati diri masyarakat Indragiri Hilir.
“Koleksi Sri Indragiri dan Sri Gemilang mengangkat kekayaan budaya Melayu yang menjadi identitas dan jati diri masyarakat Indragiri Hilir. Kami berharap karya ini menjadi cerminan jiwa, budi pekerti, serta kemuliaan budaya Melayu,” ujarnya.
Katerina mengatakan, peringatan Hari Kebaya Nasional yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa sekaligus mendukung lahirnya karya-karya kreatif anak bangsa.
“Melalui momentum ini kami ingin kebaya tetap lestari, tidak punah, dan terus menjadi kebanggaan masyarakat Indragiri Hilir. Mari bersama-sama mendukung karya kreatif anak bangsa agar terus berkembang dan mampu bersaing,” tambahnya.
Sementara itu, membacakan sambutan Bupati Indragiri Hilir, Dwi Budianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Dekranasda dan Anggi MUA tidak hanya menghadirkan karya fesyen yang mengangkat budaya Melayu, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, industri fesyen, dan pemberdayaan UMKM di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang mampu mendorong berkembangnya ekonomi kreatif, industri fesyen, dan UMKM. Pelestarian budaya dan kemajuan ekonomi dapat berjalan beriringan melalui sinergi seperti ini,” ujarnya.
Dwi Budianto juga berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai wadah bagi para desainer dan pelaku industri kreatif untuk menampilkan karya terbaiknya.
“Teruslah berkarya dan berinovasi agar produk-produk lokal semakin dikenal luas serta mampu mengangkat nama Kabupaten Indragiri Hilir melalui kekayaan budaya yang dimiliki,” tambahnya.



BERITA TERHANGAT
Bupati Herman Minta Camat dan Kepala Desa Perkuat Sinergi, Percepat Koperasi Merah Putih hingga Desa Peduli TBC
Tingkatkan Kapasitas Kader, Ketua TP PKK Inhil Dorong Penguatan Kelembagaan dan Public Speaking
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil