TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Dewan Tanfizs DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir, Dani M Nursalam, S.Pi menolak dikatakan mundur dalam pencalonan sebagai Bakal Calon Bupati Inhil. Walau Ia mengaku memang enggan menyampaikan Visi dan Misi termasuk memperebutkan dukungan pada tahapan Konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhil, tidak bisa diartikan sebagai sikap pengunduran diri.
Pernyataan ini disampaikan Dani M Nursalam, S.Pi kepada detikriau.org ketika sempat ditemui di Kantor DPRD Inhil, Jalan R Subrantas, Tembilahan, Selasa (4/12).”Tidak. saya belum ada menyatakan untuk mundur sebagai salah satu kandidat yang akan memperebutkan dukungan PKB. Kalau memang nantinya DPP masih memberikan kesempatan kepada saya untuk melakukan fit and profer test di Jakarta, saya siap untuk menghadiri,” Ungkap Dani.
Tahapan Konvensi menurut Dani hanya satu dari beberapa rangkaian dalam proses Desk Pilkada di DPC PKB Inhil, artinya, jika ada kekurangan dalam tahapan tersebut, tentunya bisa diartikan hanya perolehan nilai yang akan berkurang. Bukan berarti gugur apalagi mundur dari proses secara keseluruhan.
“yang jelas, sampai tahapan konvensi kemaren, belum ada satupun Bakal Calon yang tereliminasi. Balon yang keluar sebagai pemenang dengan mendapatkan dukungan suara terbanyak tentunya baru unggul dalam tahapan konvensi dan belum bisa diartikan unggul secara keseluruhan. Ingat, konvensi hanya memiliki bobot penilaian sebesar 45 persen. Artinya, masih ada 55 persen lagi yang menjadi penilaian,”Tegas Dani yang saat ini juga masih menjabat sebagai salah seorang Wakil DPRD Inhil.
Dalam kesempatan itu, Dani juga menitipkan pesan bahwa jikalau nantinya DPP PKB memang memutuskan untuk memberikan rekomendasi dukungan kepada Balon yang bukan merupakan Kader Partai maka ia meminta paling tidak Wakil Bupati harus dari Kader PKB.
‘Ini juga termasuk sebuah pernyataan yang cukup jelas yang dilontarkan oleh Wasekjend DPP PKB saat pelaksanaan konvensi kemaren. Apapun alasannya, komitmen ini harus menjadi perhatian dari semua kader partai.” Pungkas Dani sambil mengatakan bahwa keharusan ini adalah sebuah komitmen yang sangat wajar jika dibandingkan dengan kekuatan politik yang kini dimiliki DPC PKB Inhil.(dro/*0)



UDAH BERAPA BANYAK NEGRI INI DIPIMPIM OLEH ORANG CERDAS@..TAPI MANA BUKTI NEGRI INI MAKMUR…MALAH TERBALIK , SEGALA ASPEK HANCUR…MULAI HARGA KEPALA, SAWIT,,,@…teRUZZZ.?? YANG MENGAKU ORANG PINTAR ITU LAH YANG SELAMA INI MEMBODOHI RAYAT….MENGAMBIL KEUNTUNGAN DALAM KESEMPITA,,,,,,JADI SAYA MENGAJAK RAKYAT KHUSUSNYA PETANI JANGAN MUDAH DENGAN KATA JANJI….IMING-IMING,,,,,SEKARANG RAKYAT, PETANI UDAH PINTAR….PAHAMI ITU SEMUA PARA-PARA PENEBAR JANJI…TiDAK MENEPATI,,,,TEMPATMU NERAKA JAHANNA….MEgeRtI…PAHAM//////////