TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabag Kesra Setda Kabupaten Inhil, H Arifin menerangkan ada maksud positif dibalik sulitnya mengambil hadiah pemenang pawai takbir malam Idul Fitri 1436 H kemaren.
“Kami ingin yang menerima hadiah itu benar-benar yang bersangkutan dan sesuai administrasi serta dapat dipertanggung jawabkan,” ungkapnya, Senin (27/7/2015).
Hal ini ditekankannya karena pada tahun lalu pihaknya mengaku kecolongan yang mengakibatkan sedikit kekacauan. Betapa tidak, pemenang pawai takbir yang mengambil hadiah ditahun 2014 itu bukan dari yang bersangkutan.
Sebab itulah ia perketat dalam pengambilan hadiah agar hal serupa tidak terulang kembali pada tahun ini. Seharusnya kata Arifin, pihak pemenang tersebut harus memahami apa yang dimaksud oleh pemerintah ataupun panitia pawai takbir.
“Tentu tujuannya agar hadiah pawai takbir ini tersalurkan tanpa menimbulkan konflik, seiring itu juga memberikan pemahaman dalam ketertiban beradministrasi,” imbuh Kabag Kesra.
Sekedar mengingatkan, sebelumnya diantara pihak pemenang lomba pawai takbir mengaku kecewa karena proses mengambilan hadiah itu sangat sulit, bahkan seperti dipersulit oleh pihak terkait. (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Sinergi Pemkab Inhil dan Himbara Diperkuat, Dorong Digitalisasi Pajak untuk Tingkatkan PAD
Rapat TKPD, Inflasi Tembilahan Maret 2026 Terkendali di Angka 0,17 Persen
“Kabar Duka dari Garis Depan: Anggota TRC BPBD Inhil Jamari Terkena Serangan Jantung, Mohon Doa Seluruh Warga Inhil”