Tembilahan, detikriau.org – Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Peribahasa ini mungkin bisa mewakili apa yang dialami Abdullah (18 tahun) warga Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka dan Durahman (21 tahun) warga Jalan Provinsi Parit 1 Sungai Salak.
Tidak ada angin tidak ada hujan, sedang asik duduk-duduk di median jalan menuju Bandara Tempuling, keduanya diseruduk Mobil Mitsubishi L300 Pick Up yang dikemudikan Asep (17 tahun). Akibatnya, Abdullah meregang nyawa dalam perjalanan menuju Puskesmas Tempuling dan Durahman harus dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan. Senin, 19/6/2017, sekira pukul 18.30 WIB
Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, S.IK, melalui Kasat Lantas AKP Jusli, S.H mengatakan bahwa kecelakaan yang merengut korban jiwa itu bermula saat mobil mitsubishisi L300 PU BM 9738 BE yang dikemudikan warga Sialang Padang Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka, bergerak dari arah Jalan Provinsi menuju ke Bandara Tempuling.
Sesampainya di TKP, (belum didapat keterangan resmi penyebabnya. Red) mobil tersebut menabrak kedua korban sehingga mengakibatkan korban Abdullah mengalami luka di bagian kepala belakang dan kaki sebelah kanan dan Durahman mengalami luka lecet di bagian bahu sebelah kanan dan luka di bagian sebelah kanan.
“korban Abdullah menghembuskan nafas terakhirnyadalam perjalanan menuju Puskesmas Tempuling,” Ujar Jasli, selasa (20/6/2017)
Saat ini ditambahkan Jusli, kecelakaan tersebut masih dalam penyidikan Unit Laka Sat Lantas Polres Inhil./Am



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman