Tembilahan (www.detikriau.org) — Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir memberikan himbauan agar seluruh masyarakat Inhil khususnya petani untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Himbauan ini disampaikan untuk menghindari terjadi kebakaran hutan dan lahan yang akan berefek timbulnya kabut asap. Apalagi disaat musim kemarau dimana lahan menjadi kering dan sangat mudah untuk terbakar.
Himbauan ini disampaikan oleh Kepala BLH Kab Inhil, Anwar Nawang melalui Kabid Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf kemaren.”Berdasarkan pantauan satelit NOAA 18, untuk Inhil terpantau adanya 18 titik api yang tersebar di delapan Kecamatan,”Terang Ardi.
Ke delapan KEcamatan itu dijelaskannya adalah Kecamatan Pelangiran, Teluk Belengkong,Batang Tuaka, Gaung Anak Serka (GAS), Kemuning, Kempas, Tempuling dan Kecamatan Keritang.
Jumlah titik api ini masih menurut Ardi, sudah jauh menurun dibandingkan satu minggu sebelumnya yang mencapai 26 titik api. Namun meskipun kini sudah jauh menurun, untuk menghindari kembali bertambahnya sebaran titik api, ia menyampaikan agar masyarakat mematuhi himbauan yang telah disampaikan.(dro)



BERITA TERHANGAT
Satu Tahun Kepemimpinan H Herman-Yuliantini Di Inhil, Dari 676,93 Kilometer Jalan Kabupaten 30,81 persen Dalam Kondisi Mantap
Bupati H Herman, Berpacu Dengan Waktu Membangun Inhil Hebat dan Gemilang
Gubri Resmikan dan Serahkan Kapal Roro KMP Berembang ke Bupati Inhil, Optimalkan Distribusi Hasil Bumi