
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Adanya penderita gizi buruk menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) masih belum mampu meningkatkan perekonomian masyarakat secara menyeluruh.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Adriyanto terkait dengan masih ditemukannya sejumlah penderita gizi buruk di berbagai wilayah di Negeri Seribu Parit.
Dikatakan Adriyanto, saat ini kemiskinan ternyata masih membelit masyarakat yang berada di negeri dengan hamparan perkebunan kelapa terluas di Indonesia bahkan dunia ini.
“Ini dibuktikan dengan masih adanya orang tua yang tidak bisa memberikan makanan yang mampu mencukupi kebutuhan gizi anak-anaknya,” tutur Adriyanto kepada detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Inhil ini, Pemda sudah seharusnya tidak hanya fokus pada pembangunan di bidang infrastruktur saja, seperti jalan dan lain sebagainya.
“Namun yang juga tak kalah pentingnya, adalah peningkatan perekonomian masyarakat, yang menjadi kebutuhan dasar yang perlu ditingkatkan, supaya masyarakat Inhil bisa menjalani hidup dengan baik dan sejahtera,” imbuhnya. (adi)



BERITA TERHANGAT
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
DPRD Inhil Gelar Paripurna, Bupati Sampaikan LKPJ 2025 dan Dua Ranperda
Usulan Pinjam 200 M Ditolak DPRD, Ketua PAN Inhil : Segala yang Baik Lahir dari Persiapan yang Matang