
Tembilahan, detikriau.org – Kepolisian Polres Indragiri Hilir mengkonfirmasi belum mengetahui penyebab kematian sepasang suami istri warga Jalan Bersama 2 Lorong Maju Jaya Kecamatan Tembilahan Hulu.
“Kami masih berada si TKP untuk mendalami kejadian itu”, sampaikan Kapolres Inhil Ajun Komisaris Besar Polisi Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Indragri Hilir Inspektur Polisi Satu Agus Susanto
Diterangkan mantan Kapolsek Tembilahan itu, kasus yang menggemparkan warga itu awalnya diketahui oleh anak lelaki korban, Sandi (17).
Sore itu, sesampainya dirumah sepulang sekolah, sekira pukul 16.15 Wib, rabu (19/9), Sandi mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Setelah berulang kali mengetuk, namun tak kunjung pintu dibukakan atau ada yang menyahut, Sandi lalu menuju pintu belakang dan coba mengintip kedalam rumah. Alangkah kagetnya, Sandi menyaksikan pemandangan yang sungguh menggenaskan. Ia melihat Ibunya tergeletak dalam kondisi bersimbah darah.
Anak pertama pasangan korban, Mul (37) dan istrinya Hal (32) itu lalu mendobrak pintu dan kali ini tidak hanya ibunya yang tergeletak bersimbah darah, dirinya pun menyaksikan ayahnya sudah dalam kondisi tergantung di tiang tengah rumah.
Tak tahan dengan menyaksikan semua itu, Sandi lalu berlari menuju rumah tantenya, untuk memberitahukan peristiwa yang sudah terjadi.
Pihak Kepolisian kemudian membawa kedua jenazah ke RSUD Puri Husada Tembilahan, untuk dilakukan pemeriksaan penyebab kematian suami istri tersebut. Belum diketahui penyebab kematian pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan tersebut dan sang istri.
“Sampai saat ini Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir masih mencari bukti – bukti yang berhubungan dengan kejadian ini”, tutup IPTU Agus./ red



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman