Selatpanjang (detikriau.org) – Beberapa SKPD terkait menyatakan komitmen untuk memenuhi batasan waktu yang diberikan PJ Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Edy Kusdarwanto untuk mengatasi kemacetan dan tumpukan sampah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardhani, menjelaskan, pihaknya tengah berupaya mengatur Trafic Flow disekitar pasar mulai dari mengaspal jalan dan melebarkan gorong-gorong. Hanya saja, program ini agak terkendala akibat terjadinya pemotongan anggaran.
“Kita nanti juga akan berkoordinasi dengan instansi atau SKPD terkait lainnnya seperti Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas kendaraan, khususnya di jam sibuk antara pukul 12.00-14.00 Wib dan Satpol PP dalam menertipkan ruas badan jalan yang acapkali digunakan sebagai tempat berdagang,” sebut Ardhani.
Khusus persoalan sampah, ditambahkannya, Tempat Penampungan Sementara (TPS) sudah menjadi TPA oleh masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri menurutnya berencana akan memaksimalkan TPA Gogok dengan membuat Sanitary Landfield dilahan seluas 20 Ha.
“Namun tentu saja butuh dukungan dana yang saat ini sedang diupayakan dari APBN.” Ujarnya
Sementara itu, sekretaris Disperindag, Rokhaizal mengaku, pihaknya juga tengah menunggu dana dari APBD Provinsi untuk pembenahan drainase dan penimbunan jalan didepan pasar. Pihaknya juga berencana nantinya dilahan kosong milik Pemda akan dibangun pelabuhan bongkar muat yang dikelola langsung oleh Pemda. Untuk rencana ini diprediksi ssetidaknya akan menghabiskan dana ssebesar Rp 15 Miliar.
“Untuk membersihkan sampah, kita tengah mengusulkan bantuan 70 buah gerobak yang dapat dipergunakan untuk mengangkut sampah,” sebut Rokhaizal.
Selain itu, Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan Pasar dan Pertamanan (DKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Joko Surianto, mengaku sudah melakukan terobosan mulai dari pengecekan sampah disekeliling kota hingga menugaskan petugas kebersihan dilokasi yang diangap perlu pembersihan.
Tak hanya itu, pihaknya juga berencana menyiapkan TPA di Kampung Balak namun masih terkendala infrastruktur jalan yang rusak sepanjang 23 KM.
“Jika jalan ini bagus, maka sampah dari TPA Gogok akan mudah dibawa kelokasi TPA akhir di Kampung Balak,” sebut Joko. (eko)



BERITA TERHANGAT
Di Batam, Pemkab Meranti Gelar Sosialisasi Reformasi Birokrasi
Wabup Said Hasyim Lantik 241 Pejabat Pemkab Meranti. 11 Diantaranya Eselon II
3 Tahun Dinanti, Kantor Camat Rangsang Pesisir Hari Ini Resmi Difungsikan