TEMBILAHAN, detikriau.org – 27 mahasiswa University of Malaya dari Negara Malaysia bertandang ke Kota Tembilahan. Kedatangan Mahasiswa Negara Jiran ini untuk menjelajahi budaya-budaya melayu di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.
Puluhan mahasiswa tersebut tiba di negeri Sri Gemilang ini sejak tanggal 24 Maret kemarin. Direncanakan, pada tanggal 28 mendatang rombongan ini baru akan kembali ke Negaranya.
Dosen University of Malaya, Aida Nurul Ain menjelaskan, tujuan utamanya adalah untuk melihat dan merasakan secara langsung budaya melayu di Indonesia, khususnya di Kabupaten Inhil.
“Kami dapati bahwa di Riau tempat yang paling bagus untuk memastikan adanya budaya melayu, ternyata betul di sini masih asli budaya melayunya, bahkan kami ke sini disambut dengan baik sesuai adat melayu dan diberikan layanan yang istimewa oleh pemerintahnya,” katanya kepada detikriau.org usai menggelar kegiatan Rampai Budaya Serumpun di aula Puri Cendana Tembilahan, Sabtu (26/3/2016) malam.
Dalam beberapa hari di Inhil, sekelompok mahasiswa tersebut mengisi berbagai kegiatan di sejumlah tempat, sasarannya adalah lembaga pendidikan, sanggar dan lainnya. Pada intinya, pihak universitas memberikan pelajaran secara langsung di lapangan.
“Supaya mereka (mahasiswa, red) bisa melihat langsung budaya melayu yang masih berkembang di Indonesia dan mudah memahamkan kepada mahasiswa kami,” tutupnya./ Mirwan



BERITA TERHANGAT
KUA Tanah Merah Gelar Bimbingan Pra-Nikah untuk Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah
Sambu Group Lakukan Adaptasi Lingkungan dengan Pengolahan Air Hujan
Kepala Desa Tanah Merah Pimpin Apel Pagi Hari Pertama, Berharap Keberkahan dalam Bertugas