TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mensegerakan melakukan langkah cepat pasca ambruknya jembatan di Desa Bente Kecamatan Mandah, Jum’at (3/3/2017).
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan. Dimana, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini ngaku telah menginstruksikan Sekda Inhil serta instansi terkait agar aktifitas masyarakat di jalur itu tidak terganggu.
“Maka harus segera dilakukan langkah-langkah agar aktifitas warga tidak terhambat. Diharapkan, hari ini juga kalau bisa jalur transportasi air dapat dilalui setelah puing sisa jembatan dapat disingkirkan dari sungai,” ungkapnya.
Menurutnya, Kepala Bappeda, Dinas PU dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya sedang melakukan pendataan dan laporan lengkap. Setelah itu, laporan segera diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Riau.
“Hal ini harus ditangani segera karena menghambat aktifitas transportasi warga, baik yang selama ini melintas jembatan ini ataupun melalui jalur air yang terhambat akibat puing-puing jembatan yang harus dibersihkan segera,” tandasnya.
Sekedar untuk diketahui, direncanakan pada tahun 2017 ini, jembatan tersebut akan dibangun melalui Dana Bankeu Provinsi Riau sebesar Rp 4,3 miliar./Adv/Mirwan



BERITA TERHANGAT
Satu Tahun Kepemimpinan H Herman-Yuliantini Di Inhil, Dari 676,93 Kilometer Jalan Kabupaten 30,81 persen Dalam Kondisi Mantap
Bupati H Herman, Berpacu Dengan Waktu Membangun Inhil Hebat dan Gemilang
Gubri Resmikan dan Serahkan Kapal Roro KMP Berembang ke Bupati Inhil, Optimalkan Distribusi Hasil Bumi