TEMBILAHAN (detikriau.org) – Rania Putri Al Zahra, Balita berusia 7 bulan yang mengidap kelainan hati akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Selasa (30/8/2016) sekitar jam 22.30 WIB kemaren.
Diketahui, bocah malang ini menderita pembengkakan hati atau dalam istilah medis disebut Atresia Biller yang terlihat mengalami sulit bernafas, sehingga ia sering menangis dan susah tidur karena pembengkakan diperut sangat menyulitkan gerak tubuhnya.
Anak pasangan dari Guntur Redo Saputra dan Hana Nabila warga Jalan Gunung Daek Gang Sukadamai ini sempat dirawat kurang lebih 3 bulan lamanya mulai dari RSUD Puri Husada Tembilahan, RS di Pekanbaru hingga dirujuk ke Jakarta.
“Innalillahiwainna Ilaihiroji’un, Rania meninggal dunia tadi malam,” sampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Zainal Arifin, Rabu (31/8/2016).
Saat ini lanjut Kadiskes, pihaknya sedang mempersiapkan pemulangan jenazah beserta keluarganya ke Tembilahan.
Sekedar mengingatkan sebelumnya, keluarga kurang mampu ini menjadi perhatian khusus bagi kalangan masyarakat Inhil hingga banyak menyalurkan sumbangan untuk mendapatkan perawatan hingga tindakan operasi./ Mirwan



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman