Ilustrasi teknologi 6G. FOTO/ Ist
ARB INdonesia, BEIJING – Dunia baru saja memulai menggelar jaringan generasi ke 5 atau 5G. Bahkan di Indonesia jaringan 5G masih baru diuji coba, baru nantinya dikomersilkan.
Selangkah lebih maju, China sudah bersiap untuk konektivitas 6G. Kementerian Teknologi dan Sains China mengumumkan, pihaknya sudah membentuk dua tim untuk mengawasi riset dan studi 6G.
Pembentukan tim ini secara resmi menandai upaya pemerintah setempat untuk mengakselerasi pengembangan teknologi jaringan generasi keenam tersebut.
- Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara: Kerja Nyata dan Keberpihakan Pada Masyarakat
- Brigjen Agustatius Sitepu Anak Petani Karo yang Jago Mencipta Lagi Resmi Jabat Danrem 031/Wirabima Pekanbaru
- Satu Tahun Kepemimpinan H Herman-Yuliantini Di Inhil, Dari 676,93 Kilometer Jalan Kabupaten 30,81 persen Dalam Kondisi Mantap
- Bupati H Herman, Berpacu Dengan Waktu Membangun Inhil Hebat dan Gemilang
- Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Dilansir dar Quartz, Jumat (8/11/2019) tim ini akan terdiri dari 37 ahli dari Universitas Institusi Sains dan korporasi yang akan memberi masukan kepada pemerintah dalam berbagai keputusan terkait dengan 6G.
5G dan 6G merujuk pada jaringan nirkabel seluler generasi kelima dan keenam. Sementara 5G diketahui memiliki kecepatan transmisi data setidaknya 10 kali lebih besar dari 4G.
Kendati demikian, masih terlalu dini untuk mengatakan apa itu 6G, atau jenis teknologi seperti apa itu nanti.
Namun, kementerian China mengatakan bahwa mereka bertekad untuk meletakkan dasar untuk pengembangan 6G. Teknologi itu harus diperlakukan sebagai prioritas pada tahap penting pembangunan bangsa
Wakil Menteri Kementerian Sains China Wang Xi mengatakan pihaknya akan mulai menyusun peta jalan untuk pengembangan 6G, serta mengeksplorasi kemungkinan aplikasi teknologi.
Dengan secara resmi mengumumkan pengembangan teknologi 6G, China dapat menyebabkan lebih banyak kekhawatiran keamanan nasional Amerika Serikat atas kemampuan teknologi China.
Sumber Sindonews com
- https://autotekno.sindonews.com/read/1457077/207/mulai-tinggalkan-5g-china-bersiap-pakai-jaringan-6g-1573227025



BERITA TERHANGAT
Dinilai Sebagai Otak Dibalik Serangan 7 Oktober, Yahya SinwarJadi Orang Nomor 1 yang Ditarget Israel
Sri Lanka Bangkrut, 8 Negara Ini Terancam Ikut Bangkrut, Bagaimana dengan Indonesia?
Krisis Ukraina, Rusia Kerahkan Rudal Hipersonik Kinzhal ke Baltik