TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekira pukul 10.00 Wib, puluhan massa yang tergabung dalam Organisasi Rakyat Pungkat Bersatu (ORPB) tiba di gedung kantor Bupati Inhil.
Merekapun melakukan aski demontrasi dan berorasi menuntut janji Pemkab Inhil untuk membantu menangani penyelesaian konflik antara masyarakat dengan perusahaaan PT Setia Agrindo Lestrai (SAL).
“Sampai hari ini janji Pemkab Inhil yang disampaikan Bupati setahun yang lalu tidak juga kunjung terealisasi. Kami menuntut janji dan meminta Buati untuk hadir menemui kami.” Pekik Koordinator Massa, Asmar melalui corong megaphone-nya, kamis (8/12/2016
Namun kedatangan masyarakat kali ini-pun kembali harus menelan kecewaan. Bupati Inhil sedang tidak berada ditempat. Dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju Pekanbaru.
Dikantor Bupati, massa hanya disambut oleh Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Inhil, Darusallam serta beberapa pejabat dilngkungan Pemkab Inhil.
Tidak berhasil menemui Bupati, beberapa perwakilan masyarakat pungkat melakukan pertemuan yang dihadiri Asisten II Setda Inhil, Rudiansyah, Kepala Kesbangpolinmas Darussalam, Kabag Umum, Ahmad Ramani dan Kepala BLH Helmi dan Staf Ahli Bupati Fahrolrozy.
Sementara itu, Deputi Walhi Riau, Boy Even Sembiring saat mendampingi massa menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung gerakan masyarakat dalam memperjuangan apa yang menjadi haknya dan memantau aktivitas-aktivitas perusahaan yang dalam operasinya merusak lingkungan.
“Tidak ada alasan bagi pemerintah (Bupati, red) tidak mau bertemu dengan masyarakatnya sendiri. Yang jelas kita tunggu pihak pemda untuk menjadwalkan pertemuan dengan Bupati,” tegas Boy./Mirwan



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman