TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –September mendatang, diperkirakan satu unit mesin PLTU Parit 23 Tembilahan yang berkafasitas 7 MW sudah beroprasi. Hal ini didukung pada proses pembangunanya yang telah memasuki pengerjaan pada bagian pondasi.
“Ini baru perkiraan. Mudah-mudahan dapat terealisasi sesuai harapan,”Ujar Manajer PLN Rayon Tembilahan, Husnul kemarin.
Ditambahkannya, berkemungkinan untuk tahap awal, disamping untuk memenuhi kebutuhan sendiri, sebagian daya akan disalurkan bagi daerah yang benar-benar belum dialiri listrik.
“Masalah jaringan dari Parit 23 hingga PLTD gunung Daek kini dalam tahap pengerjaan. Semuanya dilakukan secara bertahap, karena menyangkut dengan pembebasan lahan warga,” papar Husnul.
Dipastikan jika proyek PLTU ini sudah bisa dioperasionalkan secara maksimal tentu dampaknya akan sangat dirasakan oleh sebahagian besar masyarakat Inhil khususnya kota Tembilahan dan sekitarnya. (dro/*1)



untuk rekrutmen karyawannya kalau bisa putra daerah ya pak, karena banyak kok putra daerah inhil yang potensial di bidang power plant ini. thank’s.