TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini, sejumlah kasus di bidang kesehatan ditemukan dan terdata masih sangat tinggi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diantaranya angka kematian ibu dan bayi.
Hal itu diungkapkan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.
Dikatakan Bupati, jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Provinsi Riau, Kabupaten Inhil berada di posisi paling atas untuk kasus kematian ibu dan bayi.
“Salah satu penyebabnya adalah kondisi infrastruktur yang kurang memadai,” tutur Bupati Wardan.
Selain itu, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, yang juga tidak kalah besarnya ditemukan di Negeri Seribu Parit, yakni Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung, kaki gajah atau filariasis serta Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Jadi, masih banyak yang perlu diperhatikan. Karena itu, Saya akan lebih fokus dan menitikberatkan bagaimana permasalahan infrastruktur ini dapat segera terselesaikan, guna mengatasi berbagai persoalan tersebut,” imbuhnya. (adi/adv)



BERITA TERHANGAT
Rapat TKPD, Inflasi Tembilahan Maret 2026 Terkendali di Angka 0,17 Persen
“Kabar Duka dari Garis Depan: Anggota TRC BPBD Inhil Jamari Terkena Serangan Jantung, Mohon Doa Seluruh Warga Inhil”
Satu Persatu Janji Politik H Herman-Yuliantini Di Realisasikan