“Pastikan Akan Terus Lakukan Pengawalan dan Minta Terlapor Segera ditahan”

Tembilahan, detikriau.org – Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Indragiri Hilir, Habib Said Darmawi Alattas sepakati untuk menunda rencana Aksi Damai Bela Islam yang rencana awalnya akan dilaksanakan usai sholat jum’at (3/8/2017) esok.
Keputusan ini menurutnya sebagai bentuk kepatuhan pihaknya kepada hukum yang berlaku.
“Kita ikuti aturan. Aksi Damai Bela Islam 0308 besok kita tunda,” Ujar Habib dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan selularnya.
Menurut Habib, dalam rapat bersama di Mapolres Inhil, Kapolres Inhil menyampaikan bahwa surat pemberitahuan rencana aksi Bela Islam 0308 baru diterima pihak Polres hari ini (kamis, 2/8/2018). Jika tetap dilaksanakan, artinya melanggar ketentuan aturan.
“Sekali lagi kita patuhi aturan. Kapan aksi digelar, kita akan bicarakan lagi dengan umat. Rencana mungkin Jum’at pekan depan,”Sampaikan Habib
Habib menegaskan bahwa pihaknya tetap akan mengawal proses penanganan hukum atas laporan pihaknya kepada akun FB Oyong Maldini. Ia berharap kepolisian untuk segera melakukan penahan kepada pemilik akun agar tidak menimbulkan keresahan.
Sebelumnya dalam pertemuan yang digelar diruang kerja Kapolres Inhil, pengurus DPC NU Inhil, KH Abdul Muis Kurnain menilai bahwa Aksi Damai Bela Islam 0308 diyakini berlandaskan niat yang baik. Namun menurutnya, menegakkan hukum tentunya juga tidak melanggar hukum agar apa yang dihajatkan dapat tercapai dan tidak menimbulkan permasalahan lain dibelakang hari./red



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman