Tembilahan (detikriau.org) – Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kab Inhil mengumpulkan zakat mencapai total nilai Rp 3,4 Milyar. Jumlah ini jauh berada diatas pengumpulan zakat yang dilakukan Baznas Provinsi Riau yang hanya sebesar Rp 1,8 Milyar.
“Ini hal yang luar biasa dan patut ditiru,” kata Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau, H Zamhuri, saat memberikan sambutan pada acara penyerahan zakat pola produktif di Tembilahan, Rabu (7/10/2015).
Sementara itu Bupati Inhil mengharapkan zakat pola produktif ini dapat dimanfaatkan oleh penerimanya untuk mengembangkan usaha sebaik-baiknya. Kedepan, penerima saat ini nantinya diharapakan akan menjadi pemberi zakat.
“Manfaatkan zakat ini sebagaimana peruntukanya, terutama untuk pengembangan usaha,” pesan Bupati.
Saat itu Bupati juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha, untuk membudayakan minat berinfaq dan sedeqah. Tindak lanjutnya, Pemkab Inhil telah menyurati seluruh perusahaan agar ikut bersama-sama membayar zakat.
Sementara itu, Ketua Bazda Inhil, H Syamsurizal Awie, mengatakan zakat yang disalurkan sebesar Rp 3,4 M itu porsi terbesarnya didapat dari zakat yang dibayarkan PNS di lingkungan Pemkab Inhil pada tahun 2015 dan sisa pada tahun 2014.
Penyaluran Zakat pola produktif tersebut diperuntukan bagi usaha kecil dan usaha rumahan masyarakat untuk tambahan modal, baik yang bersifat pribadi mapun kelompok. (*)



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman