TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan mengajak semua komponen untuk bersama-sama menekan angka kasus HIV/Aids, mulai dari kalangan Satker hingga masyarakat umum.
Menurutnya, saat ini penyakit menular itu telah menyebar luas di kehidupan masyarakat Inhil. Berdasarkan data terkini, kasus itu sudah tercatat sebanyak 134 orang. Dari jumlah tersebut diketahuinya kalangan Ibu Rumah Tangga yang paling tinggi sebanyak 30 IRT. Sisanya terdapat pada kalangan pelajar, mahasiswa dan masyahrakat umum serta para orang tua.
“Sangat perihatin dan miris membayangkan bagaimana jadinya jika hal ini tidak ditangani secara serius dan terpadu oleh semua Satker terkait dan semua komponen masyarakat, maka jumlah ini akan semakin bertambah,” kata Zulaikhah, kemarin.
Ia berharap ada program khusus yang sangat konkrit di lapangan sehingga bisa menekan angka tersebut. Disamping itu juga sangat diperlukan adanya sosialisasi kepada kelompok IRT dalam upaya memberikan pemahaman pada pencegahan penularan di dalam keluarganya.
Disamping itu, istri Bupati Inhil ini juga menyebutkan betapa pentingnya peran para tokoh agama dan tokoh masyarakat jika turut membantu instansi terkait di sekitar perumahan masing-masing agar masyarakat setempat sadar akan bahaya HIV/Aids. (mirwan/adv)



BERITA TERHANGAT
Inhil Usulkan 350 KK Penerima Bedah Rumah, Sekda Optimistis Seluruhnya Diakomodasi Pemerintah Pusat
Sekda Inhil Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Pemkab dan Polri untuk Masyarakat
Sekda Inhil Tekankan ASN dan Ingatkan OPD Jangan Berpuas Diri Raih Opini WTP