TEMBILAHAN (detikriau.org) –SF (32) warga Parit Cik Siti, Kelurahan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan, ditemui dalam keadaan posisi tergantung dan sudah tidak bernyawa, Rabu (10/9) sekitar pukul 07.30 WIB.
Menurut Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kabag Ops, Kompol Kurnia Setyawan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh adik kandung korban Misnawati (28). Saat hendak mengantar roti, tiba-tiba saja ia melihat abangnnya sudah dalam keadan tergantung di ruang tengah rumah.
“Adik korban langsung berteriak meminta tolong. Teriakan itu jelas mengundang perhatian pihak keluarga dan warga sekitar,” kata Kompol Kurnia Setyawan.
Tanpa menunggu lama keluarga korban yang dibantu warga langsung menurunkan mayat korban. Setelah diperiksa, ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi. Sedangkan sebahagian warga langsung memberi tahukan persoalan itu kepada aparat kepolisian.
“Korban kita bawa ke RSUD Puri Husada untuk dilakukan visum. Hasilnya terdapat luka jerat dibagian leher dan tak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lainya. Kuat dugaan korban murni gantung diri,”jelasnya.
Setelah visum dan pemeriksaan medis dilakukan, mayat korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan sebagaimana lazimnya. Adapun motiv dari gantung diri masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib.
“apa motiv yang menyebabkan korban nekat mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri masih dalam penyelidikan,”Tandasnya.(dro/*1).



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman