TEMBILAHAN (detikriau.org) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ditingkat petani masih dipatok Rp 600 an per kilo gram. Harga ini relative stabil sejak terjadinya penurunan beberapa waktu lalu.
“Sampai saat ini belum ada kenaikan yang berarti. Setelah kami kalkulasikan rata-rata harga sawit hanya Rp 600 per Kg,”ungkap Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Muktar T kepada detikriau.org, Rabu (10/9).
Bahkan untuk daerah tertentu, harga TBS sawit hanya berkisar Rp 400 per Kg. kondisi ini memang sangat dikeluhkan para penati yang hanya menggantungkan hidup dari hasil komoditi sawit.
“Kalau dibagian dalam, seperti Kecamatan Batang Tuaka harganya lebih murah. bisa dibawah harga rata-rata,”katanya.
Tak kunjung membaiknya harga TBS kelapa sawit juga dirasakan langsung oleh Agus, petani asal Kecamatan Kempas. Menurutnya banyak faktor yang menyebabkan merosotnya harga TBS kelapa sawit. Antara lain sebagai perusahaan penampung banyak memiliki kebun sendiri.
“Kalau saya rasa penyebabnya buah TBS kelapa sawit ditingkat petani banyak, pembeli kurang. Karena rata-rata perusahaan sudah memiliki kebun sendiri, oleh sebab itu mereka tidak bergantung dengan petani,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat mencarikan solusi kongrit supaya harga TBS kelapa sawit bisa normal seperti biasa. Minimal kata Agus harga TBS kelapa sawit bertahan Rp 1000 per Kg. kalau dibawah itu, petani masih kesulitan menutupi kebutuhan hidup.(dro/*1)



BERITA TERHANGAT
Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Diki Nofriadi: Amanah Ini Berat, PKDP Harus Jadi Rumah untuk Semua di Bumi Inhil