
Tembilahan, detikriau.org – Setelah menyampaikan beberapa prestasi selama memimpin Kabupaten Inhil, kata Bupati ini beberapa point yang disebutnya sebagai tantangan dan tugas berat.
Diantaranya adalahg angka pengangguran yang masih tinggi, kualitas SDM yang masih rendah, belum meratanya pelayanan infrastruktur, serta masih adanya kantong-kantong kemiskinan di daerah pesisir, daerah aliran sungai, dan desa-desa terpencil.
Tidak cukup hanya itu, diakui Bupati juga kualitas sumber daya manusia, masih belum terpenuhinya standar pelayanan minimal, masih rendahnya mutu, kurangnya jumlah guru dan penyebaran yang tidak merata, terbatasnya sarana dan prasarana pendukung, serta kurikulum yang belum terfokus kepada penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan dan belum berorientasi kepada pasar kerja dan peluang berusaha.
“Termasuk juga berbagai kelemahan dan keterbatasan di sektor kesehatan, sektor kependudukan, sektor aparatur dan sektor agama yang harus dipacu pengembangannya secara seimbang dan profesional, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Inhil,” Sampaikan Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2015 pada Rapat Paripurna, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin./ Adi



BERITA TERHANGAT
Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Bupati Inhil Hadiri Perayaan Natal Oikumene 2025
3.983 Pegawai Pemerintah PPPK Paruh Waktu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Resmi Menerima SK Pengangkatan oleh Bupati Inhil Herman