ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Harga daging Ayam di Pasar Parit 11 Tembilahan kembali stabil setelah beberapa waktu lalu sempat naik. Hal itu terbukti ketika awak media mewawancarai seorang pedadang ayam di pasar tersebut.
“Sekarang sudah mengalami penurunan harga di angka Rp28.000 hingga Rp30.000 dari yang semula berada dikisaran Rp35.000, ” ujar Wani, kepada media, Jum’at (24 /1/2020).
Menurutnya, penurunan harga jual ayam potong tersebut dikarenakan kurangnya permintaan akan kebutuhan daging ayam oleh konsumen.
“Pasokan daging ayam yang rutin juga membuat harga ayam potong menjadi stabil. Disamping itu juga pasokan daging ayam masih berlimpah dari peternak sekitar membuat penjualan daging ayam di Pasar masih tetap lancar,” sambungnya.
- Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD, Dorong Regulasi Pengelolaan Mangrove di Tanjab Barat
- Rapat TKPD, Inflasi Tembilahan Maret 2026 Terkendali di Angka 0,17 Persen
- Paripurna LKPJ Bupati Taput Agenda Rapat Komisi Dengan OPD
- Developer Perumahan Mitra Mas 2 Diduga Menguasai Tanah Negara, Pemda Karimun Tak Berdaya
- Provider Solnet Karimun Beroperasi Diduga Tanpa Izin, Diskominfo Dan PLN Karimun Tidak Berdaya
Ia juga menyebutkan bahwa lonjakan harga daging ayam yang tiba-tiba itu terkadang disebabkan oleh ketidaklancaran pasokan daging ayam.
“Sementara jumlah permintaan konsumen meningkat pada hari-hari tertentu saja. Namun pasokan ayam sedikit, hal tersebut dapat membuat harga daging ayam potong meningkat drastis,” imbuhnya.
Editor Arbain



BERITA TERHANGAT
Penerapan SRG di Inhil Masih Sebatas Wacana
Atlantis Exchange Buka Perdagangan Koin Pi Network
Gubri Dukung Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Bono