ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Harga daging Ayam di Pasar Parit 11 Tembilahan kembali stabil setelah beberapa waktu lalu sempat naik. Hal itu terbukti ketika awak media mewawancarai seorang pedadang ayam di pasar tersebut.
“Sekarang sudah mengalami penurunan harga di angka Rp28.000 hingga Rp30.000 dari yang semula berada dikisaran Rp35.000, ” ujar Wani, kepada media, Jum’at (24 /1/2020).
Menurutnya, penurunan harga jual ayam potong tersebut dikarenakan kurangnya permintaan akan kebutuhan daging ayam oleh konsumen.
“Pasokan daging ayam yang rutin juga membuat harga ayam potong menjadi stabil. Disamping itu juga pasokan daging ayam masih berlimpah dari peternak sekitar membuat penjualan daging ayam di Pasar masih tetap lancar,” sambungnya.
- Bupati Herman Hadiri Rapat Lahan 110 A, Kedepankan Kesepakatan Dan Kondusivitas
- Tekan Aksi Premanisme dan Geng Motor, Satsamapta Polres Karimun Intensifkan Patroli Malam
- Kepala PLN Karimun Diduga Mendapat Upeti Dari Provider Proxinet Dikonfirmasi Soal Pencatolan Kabel Bungkam Seribu Bahasa
- Polsek Mandah Kunker ke Desa Bantayan Kecamatan Mandah
- Pemko Batam Pastikan Pembangunan Sarpras Kodaeral IV Tidak Ganggu Anggaran Pendidikan
Ia juga menyebutkan bahwa lonjakan harga daging ayam yang tiba-tiba itu terkadang disebabkan oleh ketidaklancaran pasokan daging ayam.
“Sementara jumlah permintaan konsumen meningkat pada hari-hari tertentu saja. Namun pasokan ayam sedikit, hal tersebut dapat membuat harga daging ayam potong meningkat drastis,” imbuhnya.
Editor Arbain



BERITA TERHANGAT
Penerapan SRG di Inhil Masih Sebatas Wacana
Atlantis Exchange Buka Perdagangan Koin Pi Network
Gubri Dukung Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Bono