1 April 2026

Media Ekspres

Mengulas Berita dengan Data Akurat

Satu Persatu Janji Politik H Herman-Yuliantini Di Realisasikan

Inhil.mediaekspres.co. Sejak Presiden Prabowo melantik H Herman sebagai Bupati Indragiri Hilir dan Yuliantini sebagai Wakil bupati periode 2025-2030, satu persatu janji politiknya direalisasikan mewujudkan Inhil Hebat dan Gemilang.

Paket yang dikenal dengan tagline Inhil Hebat, terus menggenjot berbagai program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan pelayanan publik, Penanggulangan kemiskinan, peningkatan pendidikan dan kesehatan, ketahanan pangan, pengembangan ekonomi lokal peningkatan infrastruktur dan tetap kelola pemerintahan.

Meski efisiensi anggaran juga menerpa Kabupaten Indragiri Hilir tak merubah komitment H Herman-Yuliantini  untuk tetap konsisten menunaikan janji kampanyenya.

Bupati dan wakil bupati Indragiri Hilir  membuktikan bahwa janji kampanye mereka di Pilkada lalu ditepati

Maslan salah sorang warga masyarakat Tembilahan saat bincang-bincang dengan cre media investigasi Ahad (29/3/2026) menilai kinerja pemerintahan H Herman dan Yuliantini selama satu tahun berjalan ke arah positif.

Maslan  mengklaim program yang dijanjikan H Herman-Yuliantini semasa kampanye pemilihan Bupati 2024 sudah terlaksana.

“Seluruh program unggulan H Herman-Yuliantini  yang dijanjikan saat kampanye sudah dijalankan,” kata Maslan.

Maslan  mengatakan, ini suatu terobosan baru di Kabupaten Indragiri Hilir  dan memiliki multiflier efek yang besar serta melaksanakan janji. Bahwa Pemimpin itu harus satu kata dengan perbuatan.

” Nilai politisnya menepati janji politik yang saat kampnye dijanjikan ke rakyat.,” jelas Maslan yang mengaku lahir di Tembilahan tahun 1962.

Dijelaskan Maslan, bagi kepala daerah saat ini harus bertekad memenuhi janji politiknya di saat terjadi efesiensi anggaran dari pusat hingga daerah.

” Janji politik apa yang harus dilaksanakan dahulu, program yang menyentuh hidup orang banyak.” Jelasnya.

Maslan lebih jauh mengetakan, komitmen H Herman-Yuliantini untuk terus menepati janji politik melalui pelaksanaan berbagai program sosial pro-rakyat yang secara langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Pemenuhan janji politik itu dilakukan secara bertahap dan terukur, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, namun tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Meski efisiensi anggaran juga menerpa Kabupaten Indragiri Hilir kata maslan melanjutkan  ternyata tak merubah komitment H Herman-Yuliantini untuk tetap konsisten menunaikan janji kampanyenya.

Tahun 2025, Jalan Kabupaten 30,81 Persen Dalam Kondisi Mantap

Tahun 2025 satu tahun masa kepemimpinan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Hernan dan Wakil Bupati Yuliantini 2025-2030 kata Maslan melalui program dan komitmen yang menjadi program andalan H Herman-Yuliantini, pembangunan jalan kabupaten berada dalam kondisi mantap di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Diperkirakan 30,81 persen jalan kabupaten telah berada dalam kondisi mantap”, ujar Maslan memprediksi persentase.

Karakter geografis Indragiri Hilir kata Maslan yang didominasi dataran rendah dan wilayah pasang surut, pembangunan daerah dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan. Namun demikian, tantangan tersebut justru menjadi dasar Bagi H Herman- Yuliantini dalam membangun daerah secara adaptif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Tahun 2026, 157 Satuan Pendidikan di Inhil Diajukan Revitalisasi

Selain itu kata Maslan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) mengusulkan 157 satuan pendidikan untuk direvitalisasi pada tahun anggaran 2026.

Usulan tersebut  sebagai upaya menjawab masih banyaknya sekolah dengan kondisi bangunan rusak dan tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Terdiri dari jenjang PAUD, Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di seluruh kecamatan.

sebagian besar merupakan sekolah dasar yang mengalami kerusakan ruang kelas, atap bocor, lantai retak, serta keterbatasan fasilitas pendukung seperti toilet dan ruang guru. Huga, sejumlah sekolah juga masih kekurangan ruang belajar akibat pertambahan jumlah peserta didik.

2026, PUPR Inhil ajukan 14 Program Prioritas

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan langkah besar di sektor infrastruktur pada tahun 2026. Sebanyak 14 program kegiatan menjadi prioritas pembangunan dan rekonstruksi jalan resmi diajukan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun Anggaran 2026, dengan total nilai anggaran Rp83.862.478.000,-. Seluruh Program tersebut sudah tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Penyedia pada sistem Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indragiri Hilir, Yusnaldi, ST, MT, pada suatu kesempatan menegaskan bahwa pengajuan 14 kegiatan prioritas ini merupakan hasil pemetaan kebutuhan riil di lapangan, terutama pada ruas-ruas jalan strategis yang menopang aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan konektivitas antarwilayah.

“Program prioritas ini kami susun berdasarkan tingkat kerusakan jalan, volume lalu lintas, serta peran strategisnya bagi masyarakat. Infrastruktur jalan menjadi tulang punggung pembangunan daerah,” ujar Yusnaldi.

Berdasarkan data LKPP yang dihimpun, 14 kegiatan prioritas tersebut, Pembangunan Jalan Simpang Beringin, Kecamatan Tembilahan, Rekonstruksi Ruas Jalan Sanglar – Kotabaru, Pembangunan Jembatan Sungai Junjangan pada Ruas Sungai Raya – Sungai Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Rekonstruksi Jalan Pramuka, Kecamatan Tembilahan Hulu, Pembangunan Jalan Poros Lintas Nasional Pekan Kamis – Ruas Tembilahan – Pekan Arba, Rekonstruksi Jalan Suhada II, Kecamatan Tembilahan Hulu, Pembangunan Jalan Khairiah Mandah – Igal, Kecamatan Mandah, Rekonstruksi Ruas Jalan Kotabaru – Kayu Raja, Oembangunan Ruas Jalan Nasional Kuala Lemang,Rekonstruksi Jalan Sungai Luar – Simpang Tiga – Desa Rambaian, Kecamatan Batang Tuaka, Rekonstruksi Jalan Seberang Tembilahan Selatan – Tanjung Baru, Pembangunan Jalan Akses Pelabuhan Penyeberangan Pulau Burung, Rekonstruksi Jalan Praja Sakti, Kecamatan Tembilahan, Pembangunan Jalan Pemda I, Kecamatan Tembilahan. 

Lebih lanjut, Yusnaldi menekankan bahwa 14 Program Prioritas tersebut akan menjadi tolok ukur keseriusan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam membangun konektivitas daerah. Selain pekerjaan fisik, PUPR Inhil juga menyiapkan sejumlah kegiatan pengawasan teknis sebagai bagian dari pengendalian mutu pekerjaan.

Tahun 2026, Pasar Induk Tembilahan Dibangun

Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, menegaskan komitmennya untuk memastikan kesiapan lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi ratusan pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai langkah awal pembangunan Pasar Induk Tembilahan tahun 2026.

Penegasan ini disampaikan menyusul rencana revitalisasi total pasar yang selama ini dinilai sudah tidak layak, baik dari sisi bangunan maupun kenyamanan aktivitas perdagangan.

Peningkatan ekonomi masyarakat Indragiri Hilir yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Salah satunya melalui pembangunan pasar induk di Jalan Yos Sudarso Tembilahan tahun 2026 ini.

Ia juga menekankan agar seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat memastikan kesiapan TPS sebelum proyek fisik dimulai.

“Kita pastikan melalui dinas terkait, TPS sudah siap sebelum pekerjaan pembangunan dilaksanakan,” tambahnya.

Langkah cepat langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin).

Saat ini, proses administrasi penetapan lokasi TPS tengah dirampungkan sebagai dasar relokasi pedagang.

Kepala Diskopdagin Inhil, Dr. Trio Beni, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan Surat Keputusan (SK) Bupati terkait lokasi TPS sudah tuntas pada awal April 2026.

Kita sedang mempersiapkan administrasinya. Insyaallah awal April SK penetapan lokasi TPS sudah selesai. Setelah itu, langsung kita lanjutkan pembangunan sarana dan prasarana pendukung,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ia menyebutkan, sekitar 600 pedagang akan direlokasi secara bertahap dengan sistem zonasi berdasarkan jenis dagangan, guna menjaga keteraturan dan kenyamanan selama masa transisi.

Menurut Trio, percepatan relokasi menjadi faktor krusial agar proyek pembangunan tidak terhambat di lapangan.

“Kondisi pasar saat ini sudah jauh dari kata layak. Dengan pembangunan pasar baru yang lebih representatif, kita harapkan aktivitas perdagangan lebih lancar, pengunjung nyaman, dan wajah Kota Tembilahan menjadi lebih bersih serta tertata,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas PUPRPKP memastikan tahapan pembangunan fisik terus berjalan sesuai jadwal. Kepala Dinas PUPRPKP Inhil, Yusnaldi, menyampaikan bahwa saat ini proyek masih berada pada tahap perencanaan desain.

Perencanaan masih di tahap desain. Kita targetkan selambatnya Mei 2026 seluruh proses, termasuk lelang dengan pagu anggaran Rp20,9 miliar, sudah selesai,” terangnya.

Ia optimistis, jika tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik Pasar Tembilahan dapat mulai dilaksanakan pada Juni 2026.

Dengan sinergi lintas OPD dan percepatan di semua lini, pembangunan Pasar Induk Tembilahan diharapkan tidak hanya menjadi proyek infrastruktur semata, tetapi juga menjadi tonggak kebangkitan sektor perdagangan daerah serta penggerak utama ekonomi masyarakat Indragiri Hilir ke depan. (red)