TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Fokus Group Diskusi (FGD) Steakholder Madrasah di Aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan, Rabu (16/3/2016).
Kegiatan tersebut ditaja oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhil perwakilan pejabat Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, beberapa pejabay esselon Pemkab Inhil, sejumlah pejabat di lingkungan Kantor Kemenag Inhil, Dunia Usahan dan Idustri serta dari pihak SNIP Provinsi Riau.
Tidak hanya Pemkab dan Kemenag Inhil, FGD tersebut juga didukung oleh Sub National Implementing Partner (NIP) Madrasah Development Centre sebagai Pelaksana Program Kemitraan Pendidikan Australia-Indonesia.
Diketahui, berlangsungnya kegiatan tersebut untuk mencari dan menemukan sumber-sumber dana untuk membiayai program peningkatan kegiatan mutu Pendidikan Madrasah dengan mengadopsi program kemitraan Pendidikan Australia-Indonesia.
“FGD ini dalam rangka pengembangan mutu pendidikan khususnya lembaga pendidikan keagamaan mulai dari MI, MTs dan MA. Hingga saat ini, Pemda Inhil selalu memberikan suport dan semangat kepada pihak terkait sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujar Bupati Wardan dalam sambutannya.
Dari data yang ada lanjutnya, Kabupaten Inhil memiliki Madrasah sebanyak 425. Disamping itu, diakuinya bahwa Inhil mendapatkan bantuan terbesar di Provinsi Riau atas program Kemitraan Pendidikan Australia dan Indonesia.
Untuk itu diharapkannya agar kesempatan dalam mengembangkan pendidikan Madrasah di wilayah Inhil tetap berlanjut serta terus ditingkatkan. Mirwan/adv



BERITA TERHANGAT
Bupati Herman Hadiri Rapat Lahan 110 A, Kedepankan Kesepakatan Dan Kondusivitas
Hari Pertama Pasar Subuh Tembilahan Diserbu Masyarakat, Pedagang dan Pembeli Sambut Antusias
Bupati Inhil Herman, Resmikan Pasar Subuh Tembilahan, Pedagang Beri Apresiasi