
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menilai bahwa pelaksanaan kegiatan bakti sosial yang digelar perusahaan Sidomuncul di Tembilahan belum maksimal.
Pernyataan itu disampaikannya disampaikannya dalam sambutan sekaligus membuka resmi bakti sosial operasi katarak dan bibir sumbing yang digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Sabtu (5/12/2015).
“Saya fikir ini belum maksimal sebab belum tersosialisasikan ke desa-desa, karena dalam satu tahun di Inhil ini minimal ada 700 orang yang terkena katarak,” kata Wardan.
Pada kegiatan itu, masyarakat yang mendaftar hanya terdata sekitar 300 orang dan yang bakal dioperasi hanya 137 orang saja.
Menurutnya, pelaksanaan operasi katarak dan bibir sumbing itu dinilai memang sangat penting namun katanya jangan sampai tidak tepat sasaran.
“Diharapkan kedepannya didata dengan semaksimal mungkin, terutama pemerintah desa dan RT setempat bagamana caranya kegiatan semacam ini betul-betul tepat sasaran,” tambahnya.
Untuk diketahui, pelaksanaan bakti sosial itu digelar Sidomuncul bekerjasama dengan Perdami Cabang Provinsi Riau dan RSUD Puri Husada Tembilahan. (mirwan/adv)



BERITA TERHANGAT
Inhil Usulkan 350 KK Penerima Bedah Rumah, Sekda Optimistis Seluruhnya Diakomodasi Pemerintah Pusat
Sekda Inhil Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Pemkab dan Polri untuk Masyarakat
Sekda Inhil Tekankan ASN dan Ingatkan OPD Jangan Berpuas Diri Raih Opini WTP