Foto: SS- Bantenhits.com
ARB INdonesia, BANTEN – Gara-gara dipicu masalah sepele, warga bernama Rohin (52) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri di Kampung Kuranten, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Pandeglang, Banten, Jumat (29/11/2019).
Pria yang berpeofesi sebagai marbot masjid Al-Jami Kuranten dibacok menggunakan golok seorang warga bernama Suheli (50). Motifnya, pelaku geram tak bisa memakai kamar mandi masjid karena sudah dikunci korban.
“Pelaku merasa kesal kepada korban karena pada saat pelaku akan menumpang mandi di masjid pintu masuk dikunci korban karena kondisi air di masjid sedang kekurangan,” kata Kasatreskrim Polres Pandeglang AKP Ambarita seperti dikutip Bantenhits.com–jaringan–Suara.com.
- Peringatan dan Syukuran Hari Bhayangkara Kabupaten Tapanuli Utara ’80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’
- Organisasi Wanita Di Inhil Gelar Aksi Sosial Sunat Massal
- Tutup Pelatihan PKBM Melati Indah, Bunda PAUD Inhil Dorong Pendidikan Inklusif dan Penguatan Literasi Digital
- Pemkab Tapanuli Utara Kukuhkan KSB Saoloan di Adian Koting, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Komunitas
- Sekda Inhil Tekankan ASN dan Ingatkan OPD Jangan Berpuas Diri Raih Opini WTP
Akibat bacokan itu, korban mengalami sejumlah luka-luka di tubuhnya. Kemudian korban langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan pertolongan.
Setelah mendapatkan laporan kasus pembacokan itu, polisi pun langsung bergerak meringkus Suheli. Dari tangan tersangka, polisi juga telah menyita sebiah golok yang digunakan untuk membacok korban.
Suarabanten.id-bantenhits.com
https://banten.suara.com/read/2019/11/30/045500/geram-karena-kamar-mandi-dikunci-marbut-masjid-dibacok-tetangga



BERITA TERHANGAT
Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Riau Kepri Ke Dumai, Kebersamaan dan Sinergi Demi Kemajuan
Jurnalis Kepri Unjuk Rasa Tolak RUU Penyiaran
Tujuh Unit Rumah di Tembilahan Rata Dilalap Api