Iran serang pangkalan militer AS di Irak
ARB INdonesia, BAGHDAD – Setelah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS), Iran kembali meluncurkan roket ke Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Irak, Rabu malam (8/1) waktu setempat.
Dua roket Iran menghantam Kedubes AS yang berada di kawasan dengan pengamanan tinggi.
Koresponden AFP di Baghdad mendengar dua ledakan keras diikuti oleh raungan sirene keamanan dari Zona Hijau tersebut.
Serangan itu terjadi hampir 24 jam setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke basis pasukan AS di Irak.
Menyikapi serangan Iran, Presiden Amerika Serikt (AS) Donald Trump mendadak melunak.
Dalam pidatonya di Gedung Putih, Presiden Trump berbicara tentang konflik dengan Iran setelah serangan balasannya terhadap dua pangkalan yang menampung pasukan Amerika, dan mengumumkan sanksi ekonomi baru terhadap Teheran.
“Selama saya adalah presiden Amerika Serikat, Iran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir,” kata Trump.
“Iran tampaknya akan mundur, yang merupakan hal yang baik untuk semua pihak terkait, dan hal yang sangat baik bagi dunia,” tambah Trump.
- Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD, Dorong Regulasi Pengelolaan Mangrove di Tanjab Barat
- Rapat TKPD, Inflasi Tembilahan Maret 2026 Terkendali di Angka 0,17 Persen
- Paripurna LKPJ Bupati Taput Agenda Rapat Komisi Dengan OPD
- Developer Perumahan Mitra Mas 2 Diduga Menguasai Tanah Negara, Pemda Karimun Tak Berdaya
- Provider Solnet Karimun Beroperasi Diduga Tanpa Izin, Diskominfo Dan PLN Karimun Tidak Berdaya
Trump mendambahkan, rakyat Amerika harus berterima kasih dan bahagia. Sebab, tidak ada orang Amerika yang terluka dalam serangan Iran.
“Tidak ada korban. Semua prajurit kami selamat, dan hanya kerusakan minimal yang terjadi di pangkalan militer kami,” tandas Trump. (*)
Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/lipsus/2020/01/09/giliran-kedubes-amerika-dihantam-roket-iran/



BERITA TERHANGAT
Dinilai Sebagai Otak Dibalik Serangan 7 Oktober, Yahya SinwarJadi Orang Nomor 1 yang Ditarget Israel
Sri Lanka Bangkrut, 8 Negara Ini Terancam Ikut Bangkrut, Bagaimana dengan Indonesia?
Krisis Ukraina, Rusia Kerahkan Rudal Hipersonik Kinzhal ke Baltik