“Selalu terlambat, Dinsos itu seharusnnya menjadi orang terdepan penanggapi masalah sosial di lingkungan masyarakat. Bukan menunggu hasil baru bekerja,”
“Efeknya masyarakat luas secara mentah-mentah selalu menuding Bupati Inhil dan K3S tidak peduli terhadap persoalan mendesak pada masalah masyarakat”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Hj Zulaikhah Wardan menilai, Dinas Sosial Kabupaten Inhil saat ini masih belum bisa menjadi pihak terdepan dalam menangani persoalan sosial masyarakat.
Hal ini katanya terbukti dari berbagai persoalan sebelumnya, seperti kasus penderita gizi buruk yang meninggal dan beberapa kasus lainnya. Berbagai persoalan tersebut seharusnya Satker terkait langsung bergesa dan tanggap sedini mungkin agar tidak ada menimbulkan masalah besar.
Walaupun kasus yang meninggal kemarin sedikit kelalaian orang tua korban, namun tidak semestinya instansi terkait hanya menunggu saja.
“Selalu terlambat, Dinsos itu seharusnnya menjadi orang terdepan penanggapi masalah sosial di lingkungan masyarakat. Bukan menunggu hasil baru bekerja,” kata Zulaikhah melalui detikriau.org, Senin (2/11/2015).
Efek keterlambatan kerja Dinsos, lanjutnya, masyarakat luas secara mentah-mentah selalu menuding Bupati Inhil dan K3S tidak peduli terhadap persoalan mendesak pada masalah masyarakat. Sebab itu istri Bupati ini mengharapkan kedepannya Dinsos tersebut lebih mengedepankan kesejahteraan masyarakat.
“Saya harapkan jangan sampai terulang lagi, kita yang jadi embel-embel masyarakat seolah-olah tidak peduli. Padahal itu adalah kerjanya Dinsos,” pungkasnya. (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Diki Nofriadi: Amanah Ini Berat, PKDP Harus Jadi Rumah untuk Semua di Bumi Inhil