TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tradisi pengantin sahur di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu kembali berlangsung, Minggu (12/6/2016) dini hari.
Yang mana, kegiatan yang dimulai pukul 00.00 sampai 03.00 WIB tadi merupakan pembukaan dalam Ramadhan tahun 1437 H. Sebab pengantin subuh itu sudah menjadi kegiatan rutinitas tahunan yang digelar setiap subuh minggu dibulan Ramadhan.
Pada pekan pertama ini, pantauan awak media di lapangan tampak ratusan masyarakat menyaksikan hingga memadati arena pasar Pulau Palas.
Disaat pasangan pengantin diarak antar RT ke RT lain yang diiringi house music, nyaris setiap rumah warga setempat membuka pintu untuk menyaksikan dari teras rumah masing-masing.
Padahal bukan diperlombakan tetapi hanya sebatas menghibur, namun pasangan sejenis laki-laki tersebut tampil sebanyak 5 pasang.
“Ini masih biasa karena belum diperlombakan, nanti pertengan Ramadhan kita perlombakan setiap pasangan pengantin, biasanya lebih ramai dan lebih meriah dari sekarang,” yakinkan Erwin, salah seorang panitia pelaksana kepada awak media.
Sebagai warga asli Pulau Palas, Erwin mengaku tidak akan bisa memudarkan tradisi tersebut. Pasalnya, selain mendapat tanggapan positif, kegiatan itu juga merupakan salah satu peninggalan sejak para orang tua terdahulunya.
“Zaman bapak-bapak kami tradisi ini sudah ada, jadi kami hanya meneruskan saja lagi,” imbuhnya./ Mirwan



BERITA TERHANGAT
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara RDP, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!”
Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 010 Tanah Merah Berlangsung Khidmat, Wali Murid Sampaikan Apresiasi
Jaga Malam, Jaga Rasa Aman Warga, Kapolsek Kemuning Pimpin Patroli Blue Light di Kemuning