Sekretaris DPD Gerindra Riau, Hardianto.
ARB INdonesia, KAMPAR – Persaingan partai politik pengusung merebut kursi wakil bupati (Wabup) Kampar semakin “memanas”. Setelah PPP menetapkan nama kandidat yang akan diusung menjadi Cawabup Kampar, Golkar tiba-tiba menyodorkan nama Maryenik Yanda untuk mendampingi Bupati Kampar Catur Sugeng yang notabenenya juga politisi Golkar.
Terakhir, Gerindra mempunyai dua opsi dalam pertarungan perebutan kursi orang nomor dua di Kampar itu. Antara mengusung kader sendiri atau mendukung keluarga mantan bupati Kampar almarhum Azis Zaenal.
Sekretaris DPD Gerindra Riau, Hardianto, menyebutkan bahwa persoalan etika sangat diperlukan dalam politik.
“Saya tidak mengatakan menolak usulan Golkar, karena sebagai salah satu partai pengusung Golkar punya hak dan tidak ada yang melarang. Tapi sekali lagi saya katakan, ini persoalan etika politik,” kata Hardianto.
Sebelumnya Hardianto menegaskan, Gerindra akan mempunyai dua opsi dalam pemilihan wakil bupati Kampar. (*)
- Bupati Inhil Resmi Buka Rakor Lintas Program dan Lintas Sektor Implementasi Integrasi Layanan Primer
- Pemkab Tapanuli Utara Dorong Transparansi dan Optimalisasi Manfaat Proyek Strategis Nasional bagi Masyarakat
- Ekspose Kepala Sekolah Wilayah IV, Dorong Inovasi dan Penguatan Mutu Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara
- Bupati Inhil Salurkan Bantuan Korban Kebakaran, Wujudkan Sinergi Lintas Instansi Ringankan Beban Warga
- Bupati Tapanuli Utara Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Daerah Sumatera Utara 2026
Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/02/03/perebutan-kursi-wabup-kampar-memanas-gerindra-ingatkan-soal-etika-politik/#sthash.GFAgVn5D.dpbs



BERITA TERHANGAT
Mahasiswa Demo Soal Jembatan Sungai Piring, Ini Kata Ketua DPRD Inhil
11 Unit Alat Pertanian Kembali Disalurkan untuk Petani di Inhil
Milad Inhil ke 56, Ketua DPRD : Tak ada Daerah yang Miskin, yang ada Daerah Tak Dikelola Dengan Baik