Taput. Mediaekspres. Co. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Upacara Puncak Peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara di Lapangan Serbaguna Tarutung, Senin (5/10/2026). Mengusung tema “Pertanian Berkelanjutan untuk Ekonomi Tapanuli Utara Maju”, momen bersejarah ini menjadi landasan penguatan sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan daerah.
Rangkaian acara diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Ro Sininta Hutabarat, M.Th. Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M. Si menyampaikan bahwa peringatan tahun 2026 diisi dengan berbagai kegiatan yang berlangsung sejak 13 September hingga 11 Oktober 2026. Kegiatan tersebut mencakup turnamen sepak bola antar-kecamatan, gerakan penanaman kopi dan jagung, Olimpiade Sains, Gebyar PAUD, pembagian alat dan mesin pertanian (alsintan), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pameran pertanian dan hiburan rakyat.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius T. P. Hutabarat, S.Si., M.Si., yang hadir didampingi Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng, menegaskan dalam pidatonya bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan tulang punggung perekonomian daerah dengan kontribusi mencapai 42,88% terhadap PDRB Tapanuli Utara atau senilai Rp5,44 triliun.
”Membangun Tapanuli Utara berarti membangun pertaniannya; memperkuat ekonomi Tapanuli Utara berarti memperkuat petani dan pelaku usaha di sektor pertanian,” tegas Bupati Jonius T. P. Hutabarat.
Bupati memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan yang sedang dan telah berjalan, antara lain:
* Pengembangan Komoditas & Modernisasi Pertanian: Penanaman kopi Arabika di lahan seluas 845 hektar (bagian dari program 2,2 juta bibit kopi), pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu Sijaba seluas 50 hektar berkonsep zero waste, penyaluran 525 unit alsintan senilai Rp12,96 miliar, serta pemberian 131 akta notaris badan hukum bagi kelompok tani secara gratis.
* Infrastruktur & Pemulihan Bencana: Penanganan dampak bencana hidrometeorologi melalui pembangunan 25 jembatan hasil kolaborasi bersama TNI, Polri, dan Yayasan Buddha Tzu Chi, serta pembangunan 40 unit Hunian Sementara (Huntara) dan 161 unit Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Adiankoting.
* Pendidikan & SDM: Peluncuran program Tapasada Academy (Satu Sarjana Dalam Keluarga), penyaluran dana CSR pendidikan senilai lebih dari Rp523 juta untuk 720 mahasiswa berprestasi, serta apresiasi atas prestasi putra-putri Taput yang menembus sekolah unggulan nasional hingga perguruan tinggi luar negeri seperti University of Texas (AS) dan Kazan Federal University (Rusia).
* Kesehatan & Pelayanan Publik: Capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98,8%, peresmian layanan MRI dan Kateterisasi Jantung (Cath Lab) di RSUD Tarutung, serta rencana pengoperasian Mall Pelayanan Publik (MPP) di Eks Gedung Nasional Tarutung.
* Tata Kelola Pemerintahan: Keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sebanyak 12 kali berturut-turut serta capaian predikat “B” dalam Reformasi Birokrasi dari KemenPAN-RB.
Dukungan Pemerintah Provinsi dan Tokoh Daerah
Penjabat (Pj.) Sekda Provinsi Sumatera Utara Timur Tumanggor, S. Sos., M. A. P yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara menyampaikan apresiasi tinggi atas dinamika pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara. Pemprovsu berkomitmen terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk mengalokasikan dukungan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp127 miliar untuk Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun 2026 guna percepatan pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
Acara ini juga dihadiri para mantan Bupati Tapanuli Utara, di antaranya Lundu Panjaitan (Bupati periode 1989–1994) dan Dr. R.E. Nainggolan, mantan Sekda Sanggam Hutagalung, unsur Forkopimda Taput, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh adat, tokoh agama, serta ribuan warga Tapanuli Utara.
Mewakili mantan pimpinan daerah, Lundu Panjaitan menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dan apresiasinya terhadap kemajuan daerah. “Semoga melalui momentum peringatan hari jadi ke-81 ini, Kabupaten Tapanuli Utara semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.
Menutup pidatonya, Bupati Jonius T. P. Hutabarat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
”Dengan kebersamaan, sinergi, dan gotong royong, mari kita bersama-sama menjemput cita-cita Kabupaten Tapanuli Utara yang semakin maju, makmur, dan sejahtera. Sai horas ma sude rakyat Tapanuli Utara,” pungkas Bupati.
Kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara kian memuncak saat acara dilanjutkan dengan parade defile dari rombongan perwakilan setiap kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Utara. Dalam pawai tersebut, kontingen dari masing-masing kecamatan beserta desa tampil antusias memboyong aneka komoditas hasil bumi unggulan serta produk UMKM lokal sebagai wujud kebanggaan atas potensi ekonomi daerah. Puncak pesta rakyat ini kemudian ditutup secara semarak lewat penampilan memukau dari Marsada Band yang sukses menghibur jajaran pemerintah dan ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Serbaguna Tarutung.(mi)
Puncak Peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara: Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Pertanian Berkelanjutan dan Akselerasi Pembangunan Ekonomi



BERITA TERHANGAT
Gelorakan Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Daerah, Bupati Taput Tuntaskan Fun Run 7K HUT ke-81
Dukung Generasi Muda dan Pariwisata Daerah, Pemkab Taput Buka Pemilihan Putra Putri Bonapasogit
Dorong Sport Tourism Danau Toba, Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026 dan Ikut Berenang Sibandang–Muara