
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengaku tidak nyaman dengan kondisi Pusat Kuliner Kelapa Gading (PKKG) di jalan HR Soebrantas. Sebab aktifitas di dalam masih belum mengindahkan himbauan dari pemerintah. Seperti larangan membunyikan musik dengan suara yang keras hingga menggangu masyarakat sekitar.
Kerasnya volume musik di arena pasar Kelapa Gading tersebut diketahuinya ketika Bupati melakukan peninjauan ke lapangan sepak bola Stadion Beringin, Rabu (4/11/2015) malam untuk persiapan turnamen Bupati Cup mendatang.
“Waktu itu pak Bupati mendengar suara musik dari kelapa Gading. Pak Bupati langsung memanggil saya menanyakan kenapa musiknya terlalu keras begitu,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Inhil, Pahrolrozy, Kamis (5/11/2015).
“Saya cek di lapangan, ternyata memang benar apa kata Bupati, suaranya terlalu keras dengan perkiraan mencapai 7 Volume suara Orgen. Sebenarnya kami hanya mengizinkan paling kencang cukup 4 Volume,” tambahnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya PKKG itu tidak ada izin untuk pengadaan kegiatan Orgen Tunggal. Namun dengan berbagai pertimbangan, jika tidak ada organ efeknya setiap lapak membunyikan musik masing-masing dan kedengaran tambah tidak nyaman.
Atas pertimbangan itu, Pemkab memberikan izin untuk kegiatan orgen 3 kali dalam satu minggu yakni malam Kamis, Sabtu dan malam Minggu dengan Volume tidak boleh lebih dari 4.
Berdalih, terkait ketidaknyamanan Bupati malam itu, Fahrolrozy langsung mengkoordinasikan kepada pihak keamanan untuk menertibkan kondisi di dalam arena pasar Kelapa Gading sesuai aturan yang ada. (mirwan)



BERITA TERHANGAT
Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Diki Nofriadi: Amanah Ini Berat, PKDP Harus Jadi Rumah untuk Semua di Bumi Inhil