
TEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membatalkan rencana pembangunan kantor Bupati yang diwacanakan akan menggunakan sebagian besar dari APBD Murni Inhil tahun 2016.
Alasannya, ia lebih memprioritaskan hal lain seperti disektor perkebunan, pendidikan dan lain sebagainya. Bahkan pembatalan tersebut telah dibicarakannya kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Sudah saya bicarakandengan TAPD soal pembatalan ini, karena banyak pertimbangan yang menjadi prioritas kita,” kata Wardan kepada sejumlah awak media, Kamis (17/12/2015).
Perlu diketahui, pembatalan tersebut sifatnya hanya untuk sementara waktu, sebab mantan Kepala Dinas Provinsi Riau ini juga menyatakan komitmen akan tetap melanjutkan rencana pembangunan kantor kepala daerah Inhil.
“Namun rencana ini tetap saya lanjutkan, saat ini sedang memikirkan solusi terbaik bagaimana caranya agar kita dapat menggunakan dana APBN,” ungkapnya.
Sebelumnya, sejumlah elemen dari pemuda dan mahasiswa sempat menolak terhadap rencana pembangunan kantor Bupati, diantaranya pemuda yang tergabung di dalam KNPI Inhil, LSM Peran dan mahasiswa Unisi.
Ketiga organisasi tersebut telah melakukan dialog tertutup bersama di aula kantor Bappeda Inhil di jalan Akasia Tembilahan, Kamis (17/12). Dmana, waktu itu langsung dipimpin Plt Sekdakab Inhil Fauzar didampingi Kepala Bappeda Inhil T Jauhari dan Kepala Satpol PP TM Syaifullah. Mirwan/adv



BERITA TERHANGAT
Polsek Mandah dan Kelompok Tani Desa Bente Bersinergi Dukung Swasembada Pangan Nasional
Yadi Sebut Ratusan Hektar Areal Perkebunan Sawit PT RSA Di Mandah Berada di Kawasan Hutan Lindung Mangrove
Peduli Akan Kebersamaan, PT. Pulau Sambu dan YBDA Salurkan Hewan Kurban kepada Masyarakat Tempatan