Foto: SS- Bantenhits.com
ARB INdonesia, BANTEN – Gara-gara dipicu masalah sepele, warga bernama Rohin (52) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri di Kampung Kuranten, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Pandeglang, Banten, Jumat (29/11/2019).
Pria yang berpeofesi sebagai marbot masjid Al-Jami Kuranten dibacok menggunakan golok seorang warga bernama Suheli (50). Motifnya, pelaku geram tak bisa memakai kamar mandi masjid karena sudah dikunci korban.
“Pelaku merasa kesal kepada korban karena pada saat pelaku akan menumpang mandi di masjid pintu masuk dikunci korban karena kondisi air di masjid sedang kekurangan,” kata Kasatreskrim Polres Pandeglang AKP Ambarita seperti dikutip Bantenhits.com–jaringan–Suara.com.
- Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara: Kerja Nyata dan Keberpihakan Pada Masyarakat
- Brigjen Agustatius Sitepu Anak Petani Karo yang Jago Mencipta Lagi Resmi Jabat Danrem 031/Wirabima Pekanbaru
- Satu Tahun Kepemimpinan H Herman-Yuliantini Di Inhil, Dari 676,93 Kilometer Jalan Kabupaten 30,81 persen Dalam Kondisi Mantap
- Bupati H Herman, Berpacu Dengan Waktu Membangun Inhil Hebat dan Gemilang
- Tahun 2025,Kejari InHil Selamatkan Keuangan Negara Rp 1,6 M
Akibat bacokan itu, korban mengalami sejumlah luka-luka di tubuhnya. Kemudian korban langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan pertolongan.
Setelah mendapatkan laporan kasus pembacokan itu, polisi pun langsung bergerak meringkus Suheli. Dari tangan tersangka, polisi juga telah menyita sebiah golok yang digunakan untuk membacok korban.
Suarabanten.id-bantenhits.com
https://banten.suara.com/read/2019/11/30/045500/geram-karena-kamar-mandi-dikunci-marbut-masjid-dibacok-tetangga



BERITA TERHANGAT
Kunjungan Ketua DPD GRIB Jaya Riau Kepri Ke Dumai, Kebersamaan dan Sinergi Demi Kemajuan
Jurnalis Kepri Unjuk Rasa Tolak RUU Penyiaran
Tujuh Unit Rumah di Tembilahan Rata Dilalap Api